Kamis, 09 Juni 2011

10-wasiat-rasulullah-penting

Ada 10 wasiat Rasulullah kepada putrinya
Fathimah binti Rasulillah. Sepuluh wasiat yang beliau sampaikan merupakan mutiara yang termahal nilainya bila kemudian dimiliki oleh setiap istri sholehah. Wasiat tsb adalah:


1. Ya Fathimah, kepada wanita yang membuat tepung untuk suami dan anak-anaknya, Allah pasti akan menetapkan kebaikan baginya dari setiap biji gandum, melebur kejelekan, dan meningkatkan derajat wanita itu.


2. Ya Fathimah, kepada wanita yang berkeringat ketika menumbuk tepung untuk suami dan anak-anaknya, niscaya Allah menjadikan dirinya dengan neraka tujuh tabir pemisah.


3. Ya Fathimah, tiadalah seorang yang meminyaki rambut anak-anaknya lalu menyisirnya dan mencuci pakaiannya, melainkan Allah akan menetapkan pahala baginya seperti pahala memberi makan seribu orang yang kelaparan dan memberi pakaian seribu orang yang telanjang.


4. Ya Fathimah, tiadalah wanita yang menahan kebutuhan tetangganya, melainkan Allah akan menahannya dari minum telaga kautsar pada hari kiamat nanti.
5. Ya Fathimah, yang lebih utama dari seluruh keutamaan di atas adalah keridhoaan suami terhadap istri. Andaikata suamimu tidak ridho kepadamu, maka aku tidak akan mendoakanmu. Ketahuilah wahai Fathimah, kemarahan suami adalah kemurkaan Allah.


6. Ya Fathimah, apabila wanita mengandung, maka malaikat memohonkan ampunan baginya, dan Allah menetapkan baginya setiap hari seribu kebaikan serta melebur seribu kejelekan. Ketika wanita merasa sakit akan melahirkan, Allah menetapkan pahala baginya sama dengan pahala para pejuang di jalan Allah. Jika dia melahirkan kandungannya, maka bersihlah dosa-dosanya seperti ketika dia dilahirkan dari kandungan ibunya. Bila meninggal ketika melahirkan, maka dia tidak akan membawa dosa sedikitpun. Didalam kubur akan mendapat pertamanan indah yang merupakan bagian dari taman sorga. Dan Allah memberikan pahala kepadanya sama dengan pahala seribu orang yang melaksanakan ibadah haji dan umrah, dan seribu malaikat memohonkan ampunan baginya hingga hari kiamat.


7. Ya Fathimah, tiadalah wanita yang melayani suami selama sehari semalam dengan rasa senang serta ikhlas, melainkan Allah mengampuni dosa-dosanya serta memakaikan pakaian padanya di hari kiamat berupa pakaian yang serba hijau, dan menetapkan baginya setiap rambut pada tubuhnya seribu kebaikan. Dan Allah memberikan kepadanya pahala seratus kali beribadah haji dan umrah.


8. Ya Fathimah, tiadalah wanita yang tersenyum di hadapan suami, melainkan Allah memandangnya dengan pandangan penuh kasih.


9. Ya Fathimah, tiadalah wanita yang membentangkan alas tidur untuk suami dengan rasa senang hati, melainkan para malaikat yang memanggil dari langit menyeru wanita itu agar menyaksikan pahala amalnya, dan Allah mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu dan yang akan datang.


10. Ya Fathimah, tiadalah wanita yang meminyaki kepala suami dan menyisirnya, meminyaki jenggot dan memotong kumisnya, serta memotong kukunya, melainkan Allah memberi minuman arak yang dikemas indah kepadanya yang didatangkan dari sungai2 sorga. Allah mempermudah sakaratul-maut baginya, serta kuburnya menjadi bagian dari taman sorga. Dan Allah menetapkan baginya bebas dari siksa neraka serta dapat melintasi shirathal-mustaqim dengan selamat.


Begitu indah menjadi wanita, dengan kelembutan dan kasihnya dapat merubah dunia
Jadilah diri-dirimu menjadi wanita sholehah, agar negeri menjadi indah, karena dirimu adalah tiang negeri ini.

saya-belum-mantap-saya-belum-siap-untuk-berhijab

Saya Belum Mantap…!!! Hal ini lebih tepat digolongkan kepada syahwat dan menuruti hawa nafsu daripada disebut syubhat. Jika salah seorang ukhti yang belum mentaati perintah berhijab ditanya, mengapa ia tidak mengenakan hijab? Di antaranya ada yang menjawab: “Demi Allah, saya belum mantap dengan berhijab. Jika saya telah merasa mantap dengannya saya akan berhijab, insya Allah.”
Ukhti yang berdalih dengan syubhat ini hendaknya bisa membedakan antara dua hal. Yakni antara perintah Tuhan dengan perintah manusia.Jika perintah itu datangnya dari manusia maka manusia bisa salah dan bisa benar. Imam Malik berkata: “Dan setiap orang bisa diterima ucapannnya dan juga bisa ditolak, kecuali (perkataan) orang yang ada di dalam kuburan ini.” Yang dimaksudkan adalah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.
Selagi masih dalam bingkai perkataan manusia, maka seseorang tidak bisa dipaksa untuk menerima. Karenanya, dalam hal ini,setiap orang bisa berucap “belum mantap”, dan ia tidak bisa dihukum karenanya.
Adapun jika perintah itu salah satu dari perintah-perintah Allah, dengan kata lain Allah yang memerintahkan di dalam kitabNya, atau memerintahkan hal tersebut melalui NabiNya agar disampaikan kepada umatnya,maka tidak ada alasan bagi manusia untuk mengatakan “saya belum mantap”.
Bila ia masih mengatakan hal itu dengan penuh keyakinan, padahal ia mengetahui perintah tersebut ada didalam kitab Allah Ta’ala, maka hal tersebut bisa menyeretnya pada bahaya yang sangat besar, yakni keluar dari agama Allah, sementara dia tidak menyadarinya. Sebab dengan begitu berarti ia tidak percaya dan meragukan kebenaran perintah tersebut. Karena itu, ia adalah ungkapan yang sangat berbahaya.
Seandainya ia berkata: “Aku wanita kotor”,”aku tak kuat melawan nafsuku”, “jiwaku rapuh” atau “hasratku untuk itu sangat lemah” tentu ungkapan-ungkapan ini dan yang sejenisnya tidak bisa disejajarkan dengan ucapan: Aku belum mantap.” Sebab ungkapan-ungkapan tersebut pengakuan atas kelemahan, kesalahan dan kemaksiatan dirinya. Ia tidak menghukumi dengan salah atau benar terhadap perintah-perintah Allah secara semaunya. Juga tidak termasuk yang mengambil sebagian perintah Allah dan mencampakkan yang lain.
Allah berfirman :”Dan tidaklah patut bagi laki-laki mukmin dan tidak (pula) bagi perempuanmukminah,apabila Allah dan RasulNya telah menerapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka piIihan (yang lain) tentang trrusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai AIlah dan RasulNya makasungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata. ” (Al-Ahzab: 36)
~Sikap Yang Dituntut~
Ketika seorang hamba mengaku beriman kepada Allah, percaya bahwa Allah lebih bijaksana dan lebih mengetahui dalam penetapan hukum daripada dirinya -sementara dia sangat miskin dan sangat lema- maka jika telah datang perintah dari Allah, tidak ada pilihan lain baginya kecuali mentaati perintah tersebut. Ketika mendengar perintah Allah, sebagai seorang mukmin atau mukminah, mereka wajib mengatakan sebagaimana yang dikatakan orang-orang beriman:
Artinya:”… Kami dengar dan kami taat”. (Mereka berdo’a), ‘Ampunilah kami ya Tuhan kami dankepada Engkaulah tempat kembali.” (Al Baqarah: 285)
Ketika Allah memerintahkan kita dengan suatu perintah, Dia Maha Mengetahui bahwa perintah itu untuk kebaikan kita, dan salah satu sebab bagi tercapainya kebahagiaan kita. Demikian pula ha!nya dengan ketika memerintah wanita ber-hijab, Dia Maha Mengetahui bahwa ia adalah salah satu sebab tercapainya kebahagiaan, kemuliaan dan keagungan wanita.
Allah Subhanahu Wata ‘ala Maha Mengetahui, ilmuNya meliputi segala sesuatu, mengetahui sejak sebelum manusia diciptakan, juga mengetahui apa yang akan terjadi di masa mendatang dengan tanpa batas, mengetahui apa yang tidak akan tejadi dari berbagai peristiwa, juga Dia mengetahui andaikata peristiwa tersebut tejadi, apa yang bakal terjadi selanjutnya.
Dengan kepercayaan seperti ini, yang merupakan keyakinan umat Islam, apakah patut dan masuk akal kitamenolak perintah Allah Yang Maha Luas ilmuNya, selanjutnya kita menerima perkataan manusia yangmemiliki banyak kekurangan, dan ilmunya sangat terbatas?
*Contoh dari Kenyataan Sehari-hari
Sebagai contoh, dapat kita kemukakan dari kenyataan hidup sehari-hari. Bila kita membeli satu unit komputer sementara orang yang merakitnya ada di dekat kita, dia mengerti betul bagaimana cara mengoperasikannya, memahami dari A hingga Z seluk beluk alat canggih tersebut, maka logiskah jika kita memanggil tukang cuci mobil untuk mengajari kita cara pengoperasian komputer? Tentu sangat tidak logis. Akal kita akan mengatakan, kita mesti memanggil ahli komputer untuk mengajari bagaimana cara penggunaan alat tersebut, berikut cara memperbaikinya jika tejadi kerusakan.
Kita meyakini, yang menciptakan manusia dan membentuknya adalah Tuhan manusia, yaitu Allah.Karena itu,sangat wajar jika Allah yang lebih mengetahui tentang apa yang membahayakan dan memberi manfaat manusia. Dan jelaslah, bertahkim, patuh dan menyerah kepada selain Allah adalah cermin ketidakwarasan, kebodohandan kedunguan. Kedunguan itu disebabkan karena kita patuh kepada seseorang yang tidak mengetahui.Barangsiapa yang mengambil nasihat orang bodoh berarti dia menggelincirkan dirinya pada kebinasaan.
Ironinya, inilah yang tejadi pada kita kaum muslimin, betapa banyak kaum muslimin yang menuntut jawaban dari orang yang tidak mengetahuinya. Sebagaimana betapa banyak dari kalangan kita yang tidak memahami bahwa yang dimaksud kata  “Islam” adalah menyerah, patuh dan tunduk secara total kepada perintah perintah Allah dan larangan-laranganNya.
~Ukhti, Jangan Terjerumus Pada Pertentangan~
Tatkala engkau menasehati sebagian ukhti yang belum berhijab, sebagian mereka ada yang menjawab:”Saya juga seorang muslimah, selalu menjaga shalat lima waktu dan sebagian shalat sunat, saya puasa Ramadhan dan telah melakukan haji, berkali-kali pula saya umrah, aktif sebagai donatur pada beberapa yayasan sosial, tetapi saya belum’ mantap dengan ber-hijab”.
~Pertanyaan Buat Ukhti~
“Kalau memang anda sudah dan selalu melakukan amalan-amalan terpuji, yang berpangkal dari iman, kepatuhan pada perintah Allah serta takut siksaNya jika meninggalkan kewajiban-kewajiban itu, mengapa anda beriman kepada sebagian dan tidak beriman kepada sebagian yang lain, padahal sumber perintah-perintah itu adalah satu?
Sebagaimana shalat yang selalu anda jaga adalah suatu kewajiban, demikian pula halnya dengan hijab. Hijab itu wajib, dan kewajiban itu tidak diragukan adanya dalam Al Qur’an dan As Sunnah. Atau, apakah anda tidak pernah mendengar cercaan Allah terhadap Bani Israil, karena mereka melakukan sebagian perintah dan meninggalkan sebagian yang lain?
Secara tegas, dalam hal ini Allah berfirman:
“…Apakah kamu beriman kepada sebahagian AI-Kitab (Taurat) dan ingkar terhadap sebahagian yang lain? Tidaklah balasan bagi orang-orang yang berbuat demikian daripadamu, melainkan kenistaan dalam kehidupan dunia, dan pada hari Kiamat mereka dikembalikan kepada siksa yang sangat berat, Allah tidak lengah dari apa yang kamu perbuat”. (Al-Baqarah: 85)
Selanjutnya renungkanlah hadits shahih berikut ini:
”Sesungguhnya penghuni Neraka yang paling ringan adzabnya pada hari Kiamat ialah orang yang diletakkan di tengah kedua telapak kakinya dua bara api, dari dua bara api ini otaknya mendidih, sebagaimana periuk yang mendidih dalam bejana besar yang dipanggang dalam kobaran api”. (HR. Al-Bukhari, Kitabur Riqaaq, 11/376)
Jika seperti ini adzab yang paling ringan pada hari Kiamat, lalu bagaimana adzab bagi orang yang diancam Allah dengan adzab yang amat  pedih, sebagaimana disebutkan dalam ayat ini. Yakni bagi orang yang beriman kepada sebagian ayat dan meninggalkan sebagian yang lain?
Wahai Ukhti… Apakah hanya demi penampilan, kebanggaan dan saling unggul-mengungguli di dunia, lain anda rela menjual akhirat dan siap menerima adzab yang pedih?
Sungguh, kami tidak berharap untuk ukhti, melainkan kebaikan di dunia dan di akhirat. Kami meminta agar ukhti mau menggunakan akal sehat dalam menentukan pilihan ini.
[“Saudariku Apa yang Menghalangimu Untuk Berhijab” Asy Syaikh Abdul Hamid Al-Bilaly; Penerbit : Akafa Press Hal. 19]

masihkah-kamu-mengucapkan-yang-penting-hati-dulu-yang berjilbab?


Ada seorang wanita yang dikenal taat beribadah.
Ia kadang menjalankan ibadah sunnah. Hanya satu kekurangannya, Ia tak mau berjilbab. Menutup auratnya. Setiap kali ditanya ia hanya tersenyum dan
menjawab
”Insya Allah yang penting hati dulu yang berjilbab. ”
Sudah banyak orang
menanyakan maupun menasehatinya. Tapi jawabannya tetap sama.
Hingga di suatu malam.
Ia bermimpi sedang di sebuah taman yang sangat indah. Rumputnya sangat hijau, berbagai macam bunga
bermekaran. Ia bahkan bisa
merasakan segarnya udara dan wanginya bunga. Sebuah sungai yang sangat jernih
hingga dasarnya kelihatan, melintas dipinggir taman.
Semilir angin pun ia rasakan di sela-sela jarinya.
Ia tak sendiri.
Ada beberapa wanita disitu yang terlihat juga menikmati
keindahan taman. Ia pun menghampiri salah satu wanita. Wajahnya sangat
bersih seakan-akan
memancarkan cahaya yang sangat lembut.
“Assalamu’alaikum,
saudariku….”
“Wa’alaikum salam. Selamat datang saudariku”
“Terima kasih. Apakah ini surga?”
Wanita itu tersenyum. “Tentu saja bukan, saudariku. Ini hanyalah tempat menunggu sebelum ke surga ”
“Benarkah? Tak bisa kubayangkan seperti
apa indahnya surga jika tempat menunggunya saja
sudah seindah ini. ”
Wanita itu tersenyum
lagi ”Amalan apa yang bisa membuatmu kemari, saudariku ?”
“Aku selalu menjaga waktu shalat dan aku menambahnya dengan ibadah sunnah. ”
“Alhamdulillah..”
Tiba-tiba jauh di ujung taman ia melihat sebuah pintu yang sangat indah. Pintu itu terbuka.
Dan ia melihat beberapa wanita yang berada di Taman mulai memasukinya satu-persatu.
“Ayo kita ikuti mereka” kata wanita itu setengah berlari.
“ Apa di balik pintu itu?” Katanya sambil mengikuti wanita itu
“ Tentu saja surga saudariku” larinya semakin cepat
“ Tunggu..tunggu aku..”
dia berlari namun tetap tertinggal
Wanita itu hanya setengah berlari sambil tersenym
kepadanya. Ia tetap tak mampu mengejarnya meski ia sudah berlari. Ia lalu berteriak
“Amalan apa yang telah kau lakukan hingga engkau begitu
ringan ?”
“Sama dengan engkau
saudariku.” jawab wanita itu sambil tersenyum
Wanita itu telah mencapai pintu. Sebelah kakinya telah
melewati pintu. Sebelum wanita itu melewati pintu
sepenuhnya, ia berteriak pada wanita itu.
“ Amalan apalagi yang kau lakukan yang tidak kulakukan ?”
Wanita itu menatapnya dan
tersenyum. Lalu
berkata
“Apakah kau tak
memperhatikan dirimu, apa yang membedakan dengan
diriku ?”
Ia sudah kehabisan napas, tak mampu lagi menjawab.
“ Apakah kau mengira Rabbmu akan mengijinkanmu masuk ke Surga-NYa tanpa jilbab menutup auratmu ?”
Tubuh wanita itu telah melewati pintu, tapi tiba-tiba kepalanya mengintip keluar, memandangnya dan
berkata
”Sungguh sangat disayangkan amalanmu tak mampu membuatmu mengikutiku memasuki surga ini untuk dirimu. Cukuplah surga hanya sampai hatimu karena niatmu adlah menghijabi hati.”
Ia tertegun..lalu
terbangun..beristighfar lalu mengambil air wudhu. Ia tunaikan shalat malam. Menangis dan menyesali perkataanya dulu.. berjanji pada Allah sejak saat itu ia
akan menutup auratnya.

8-tanda-lelaki-bermasa-depan-yang-cerah

Apa yang Anda lihat ketika memilih pasangan? Pria yang berasal dari keluarga kaya dan terpandang? Jika tujuan hubungan Anda hanya saat ini, mungkin itu cukup. Namun, bila yang Anda cari adalah hubungan yang serius hingga ke pernikahan, ada kriteria lain yang sebaiknya Anda lihat, yaitu potensi kesuksesan dia.
1. Punya tujuan hidup
Ketika Anda bertanya apa tujuan hidupnya, ia akan menjelaskan secara rinci kepada Anda rencana jangka pendek dan menengahnya, apa yang ingin ia lakukan setahun mendatang, lima tahun, dan seterusnya.
Bahkan, ia menyiapkan rencana cadangan untuk mengantisipasi kegagalan. Tidak hanya menjawab, “Kita lihat saja nanti, jalani saja hidup ini seperti air mengalir.”
2. Mandiri
Ia tidak bergantung pada orang lain dan mengandalkan kemampuan sendiri dalam hal apa pun. Misalnya, sejak awal mula bekerja, ia menanggung sendiri biaya hidupnya tanpa bantuan orangtuanya. Pria seperti ini menunjukkan bahwa ia bertanggung jawab atas hidupnya dan hidup orang yang ia sayangi. Si dia juga tak pernah mengeluh mengenai pekerjaannya. Karena ia sadar, untuk mencapai kesuksesan, tentu dibutuhkan usaha dan kerja keras.
3. Hobi menolong
Anda tentu pernah mendengar ungkapan semakin banyak memberi, akan semakin banyak menerima. Percaya atau tidak, ungkapan ini memang ada benarnya. Jadi, bila pasangan termasuk pria yang ringan tangan membantu orang lain, Anda perlu berbangga hati mendukungnya. Sebab, ini akan menjadi bekal atau tabungan untuk menuju kesuksesannya di masa depan. Siapa tahu seseorang yang ia bantu saat ini berperan penting dalam kariernya di kemudian hari.
4. Bersahabat dan berwawasan
Sikapnya yang bersahabat ditambah dengan wawasan luasnya biasanya akan mudah mengambil hati banyak orang, termasuk saat melobi orang-orang penting yang berkaitan dengan kariernya. Pengetahuannya tentang berbagai hal termasuk berita-berita terkini akan membuat orang lain merasa nyaman berdiskusi dengannya. Semakin banyak orang tertarik padanya, semakin luas juga networking-nya. Kalau sudah begini, Anda tak perlu khawatir dengan kualitas diri yang dimiliki si dia, kesuksesan pun akan segera menghampiri.
5. “Family man”
Pria yang bertanggung jawab dan menyayangi keluarganya biasanya adalah pria yang juga memerhatikan perkembangan kariernya. Ia akan selalu termotivasi meningkatkan karier lebih baik lagi untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Selain itu, pria tipe ini cenderung setia pada pasangannya sehingga ia bisa menyeimbangkan waktu dan pikirannya untuk Anda dan pekerjaannya.
6. Memiliki investasi
Saat ini gaji si dia tak bisa dibilang besar? Tak perlu khawatir selama ia bisa mengatur pendapatannya dan tak selalu kehabisan uang di tengah bulan. Apalagi bila ia termasuk orang yang jeli melihat peluang bisnis. Tak perlu terlalu besar, berangkat dari bisnis kecil-kecilan pun bisa mengantarkannya menjadi pengusaha sukses. Dukung sepenuhnya ketika dia memiliki keinginan untuk mencicil rumah atau berinvestasi dalam bentuk lain, seperti saham atau reksa dana. Karena ini menunjukkan si dia sangat memikirkan masa depan.
7. Realistis dan lurus
Meskipun si dia bersemangat meraih mimpinya, tetap amati bagaimana usahanya meraih impian, jangan sampai si dia menghalalkan berbagai cara yang justru bisa menghancurkan masa depannya. Ingatkan untuk tetap realistis dengan kemampuan yang dimilikinya. Bila si dia ahli dalam bidang teknologi informatika, ia tak perlu memaksakan diri untuk menjadi seorang public relations karena tertarik melihat temannya yang sukses di bidang tersebut. Masing-masing orang kan memiliki kelebihan yang berbeda-beda.
8. Optimistis dan positif
Ia sangat tahu apa yang menjadi kelebihan dan kekurangannya sehingga ia selalu percaya diri saat berinteraksi dengan orang lain ataupun ketika diberikan tanggung jawab baru. Ia hampir tak pernah berkata “tidak bisa” atau “malas deh melakukannya”. Ia selalu berpikir positif dan optimistis bahwa setiap tantangan yang datang pasti ada solusinya. Selain itu, ia juga terbiasa fokus dalam melakukan sesuatu sehingga tak cepat menyerah saat mengalami kegagalan.

Apapun lelaki itu.. Pilihlah karena ke-SOLEH-ANnya, yang lebih utama yang akan membahagiakanmu di dunia & akhirat kelak.. (insyaALLAH)
Dari Abu Hurairah radliyallahu ‘anhu dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam, beliau bersabda : “Perempuan itu dinikahi karena empat perkara, karena hartanya, keturunannya, kecantikannya, dan karena AGAMANYA, lalu pilihlah perempuan yang beragama niscaya kamu bahagia.” (Muttafaqun ‘Alaihi)
Hadis ini tidak hanya berlaku bagi Pria yang ingin mencari & mendapatkan pasangan hidup (istri), tapi juga berlaku untuk Wanita. Ingat… Urusan dunia & akhirat harus seimbang.. ^______^

cara-syaitan-menelanjangi-wanita

Syaitan sangat tidak suka kalau ada manusia yang taat kepada Allah. Karena itulah syetan selalu berusaha menggoda manusia agar tergelincir dari jalan Allah. Dalam menggoda manusia, syetan  memiliki berbagai cara dan strategi. Dan yang sering dipakai adalah dengan memanfaatkan hawa nafsu, yang memang memiliki kecenderungan mengajak kepada keburukan (ammaratun bis su’). Syaitan seakan mengetahui kecenderungan nafsu kita, dia terus berusaha agar manusia keluar dari garis yang telah ditentukan Allah.
Salah satu sebab kehancuran umat manusia adalah karena hubungan lawan jenis yang tidak sah. Dan sebelum terjadinya huubungan ini, biasanya didahului dengan saling memandang, saling tertarik, lalu saling bertemu, dan selanjutnya saling bermaksiat. Untuk menyukseskan terjadinya proses kemaksiatan inilah syetan berusaha melepaskan hijab atau pakaian muslimah. Lepasnya hijab muslimah merupakan jalan licin yang mudah menggelincirkan manusia dari ketaatan kepada Allah.
Berikut adalah tahap-tahap yang digunakan oleh syetan dalam melepas pakaian muslimah….
1. Menghilangkan Definasi Hijab.
Pada tahap ini, syaitan membisikkan kpd para wanita, bahawa pakaian apa pun termasuklah hijab, tiada kaitannya dgn agama; ia hanya sekadar pakaian atau gaya hiasan bg para wanita. Jadi tidak ada pakaian syar’ie. Pakaian, dgn apa pun bentuk dan namanya, tetap juga dikira pakaian.
Akibatnya, ketika zaman telah berubah, atau kebudayaan manusia telah berganti, maka tidak ada masalah utk pakaian ikut ganti juga. Demikianlah pula ketika seseorang berpindah dari suatu negeri ke negeri yg lain, maka harus baginya utk menyesuaikan diri dgn pakaian penduduknya, walau apa pun yg mereka pakai.
Berbeza halnya jika seorang wanita berkeyakinan bahawa hijab adalah pakaian syar’ie (identiti keIslaman), dan memakainya adalah ibadah, bkn sekadar gaya (fesyen). Bagi mereka ini, biar hidup dalam zaman dan negeri mana sekalipun, hijab syar’ie akan tetap dipertahankan.
Lalu di peringkat ini, apabila seorang wanita masih bertahan dgn prinsip hijabnya, maka syaitan beralih dgn strategi yg lebih halus. Bagaimana caranya?
Pertama: Membuka Bahagian Tangan
Telapak tangan mungkin sudah kebiasaannya terbuka, maka syaitan membisikkan kpd para wanita agar ada sedikit peningkatan model yakni membuka bhgn hasta (siku hingga telapak tangan). “Ah tidak mengapa, kan masih pakai jilbab dan pakai baju panjang?” Begitu bisikan syaitan. Dan benar, si wanita akhirnya memakai pakaian model baru yg menampakkan tangannya, dan ternyata para lelaki melihatnya juga seperti biasa saja. Maka syaitan berbisik, “Lihat… tiada apa-apa, kan?”
Kedua: Membuka Leher dan Dada
Setelah menampakkan tangan menjadi kebiasaan, maka dtglah syaitan utk membisikkan perkara baru. “Kini buka tangan sudah menjadi lumrah, maka perlu ada peningkatan model pakaian yg lebih maju lagi, yakni terbuka bhgn atas dada kamu. Tapi jgn sebut sbg pakaian terbuka, hanya sekadar sedikit utk mndapatkan hawa, agar tidak panas. Cubalah! Org pasti tidak akan peduli, sebab hanya sbhgn kecil saja yg terbuka.”
Sekali lagi si wanita menurut, lalu dipakainya pakaian fesyen terbaru yg terbuka bhgn leher dan dadanya, dari yg fesyen setengah lingkaran hingga yg fesyen bentuk huruf “V”, yg tentu menjadikannya lebih terlihat lagi bhgn sensitif dari dadanya.
Ketiga: Berpakaian Tapi Telanjang
Seterusnya syaitan berbisik lagi, “Pakaianmu hanya biasa-biasa saja.. apa kata kalau kamu cari fesyen atau bahan lain yg lebih bagus?”. Si wanita befikir sejenak. Pakaian yg macam mana ya? “Byk fesyen dan kain yg agak tipis, lalu bentuknya dibuat agak ketat biar lebih sedap/ cantik dipandang,” syaitan memberi idea baru.
Maka tergodalah si wanita. Dicarinya fesyen pakaian yg ketat dan kain yg tipis bahkan transparent. “Mungkin tak ada masalah, kan potongan pakaiannya masih panjang, hanya bahan dan fesyennya saja yg agak berbeza, biar nampak lebih feminin,” begitu dia menokok-nambah. Dan hasilnya pakaian tersebut akhirnya menjadi budaya di kalangan wanita muslimah, makin hari makin bertambah ketat dan transparent, maka jadilah mereka wanita yg disebut oleh Nabi sbg wanita kasiyat ‘ariyat (berpakaian tetapi telanjang!).
Keempat: Agak dibuka Sedikit
Setelah para wanita muslimah mengenakan pakaian yg ketat, maka syaitan dtg lagi. Dan sebagaimana biasanya, dia menawarkan idea baru yg sepertinya “cool” dan “vogue”, yakni dibisikkan kpd wanita itu, “Pakaian sprti ini membuat kamu susah berjalan atau duduk, soalnya sempit, apa tak sebaiknya dibelah hingga lutut atau mendekati paha? Dgn itu kamu akan lebih selesa, lebih kelihatan lincah dan energik.” Lalu dicubalah idea baru itu, dan mmg benar, dgn dibelah mulai dari bhgn bwh hingga lutut atau mendekati paha, ternyata membuat lebih selesa dan leluasa, terutama ketika mahu duduk atau naik kenderaan. “Ya…. tersingkap sedikit tak mengapa lah, yg penting enjoy,” katanya.
Inilah tahap awal syaitan merosakkan kaum wanita, yg mana hingga tahap ini, pakaian masih tetap utuh dan pjg, hanya fesyen, corak, potongan dan bahan saja yg dibuat berbeza dgn hijab syar’i yg sebenarnya. Maka kini mulailah syaitan pada tahap berikutnya.
2. Terbuka Sedikit Demi Sedikit.
Kini syaitan melangkah lagi, dgn tipu daya lain yg lebih “power”, tujuannya agar para wanita menampakkan bhgn aurat tubuhnya.
Pertama: Membuka Telapak Kaki dan Tumit
Syaitan berbisik kpd para wanita, “Baju pjg benar-benar tidak selesa, kalau hanya dgn membelah sedikit bhgnnya masih kurang leluasa, lebih elok kalau dipotong sahaja hingga atas mata kaki, barulah agak longgar… Oh ya, ada yg terlupa, kalau kamu pakai baju sedemikian, maka jilbab yg besar tidak sepadan lagi, skrg kamu carilah jilbab yg kecil agar lebih serasi dan sepadan, ala… org tetap menamakannya dgn jilbab.”
Maka para wanita yg terpengaruh dgn bisikan ini terburu-buru mencari fesyen pakaian yg dimaksudkan. Tidak ketinggalan kasut tumit tinggi, yg kalau berjalan, dpt menarik perhatian org.
Kedua: Membuka Seperempat Hingga Separuh Betis
Terbuka telapak kaki telah biasa dia lakukan, dan ternyata org yg melihat juga tidak begitu ambil peduli. Maka syaitan kembali berbisik, “Ternyata kebanyakan manusia menyukai apa yg kamu lakukan, buktinya mereka tidak ada reaksi apa-apa, kecuali hanya beberapa org. Kalau langkah kakimu masih kurang leluasa, maka cubalah kamu cari fesyen lain yg lebih menarik. Bukankah kini byk skirt separuh betis dijual di pasaran? Tidak usah terlalu terdedah, hanya terlihat kira-kira sepuluh sentimeter saja. Nanti kalau sudah biasa, barulah kamu cari fesyen baru yg terbuka hingga separuh betis.”
Benar-benar bisikan syaitan dan hawa nafsu telah menjadi penasihat peribadinya, sehingga apa saja yg dibisikkan syaitan dlm jiwanya, dia turutkan. Maka terbiasalah dia memakai pakaian yg terlihat separuh betisnya ke mana saja dia pergi.
Ketiga: Terbuka Seluruh Betis
Kini di mata si wanita, zaman benar-benar telah berubah, syaitan telah berhasil membalikkan pandangan jernihnya. Terkadang si wanita berfikir, apakah ini tidak menyelisihi para wanita di masa Nabi dahulu. Namun bisikan syaitan dan hawa nafsu menyahut, “Ah jelas tidak, kan skrg zaman sudah berubah, kalau zaman dulu para lelaki mengangkat pakaiannya hingga setengah betis, maka wanitanya harus menyelisihi dgn menjulurkannya hingga menutup telapak kaki, tapi kini lain, skrg byk lelaki yg menurunkan pakaiannya hingga bawah mata kaki, maka wanitanya harus menyelisihi mereka iaitu dgn mengangkatnya hingga setengah betis atau kalau perlu lebih ke atas lagi, sehingga nampak seluruh betisnya.”
“Tetapi apakah itu tidak menjadi fitnah bagi kaum lelaki?” bersungut. “Fitnah? Ah, itu kan zaman dulu, di masa itu kaum lelaki tidak suka kalau wanita menampakkan auratnya, sehingga wanita-wanita mereka lebih byk di rumah dan pakaian mereka sgt tertutup. Tapi skrg sudah berbeza, kini kaum lelaki kalau melihat bahagian tubuh wanita yg terbuka, mereka malah senang dan mengatakan ‘ooh’ atau ‘wow’. Bukankah ini bererti sudah tidak ada lagi fitnah, kerana sama-sama suka? Lihat saja fesyen pakaian di sana-sini, dari yg di pasar malam hingga yg berjenama di pusat membeli-belah, semuanya memperagakan fesyen yg dirancang khusus utk wanita maju di zaman ini. Kalau kamu tidak mengikutinya, akan menjadi wanita yg ketinggalan zaman.”
Demikianlah bisikan syaitan. Maka pakaian yg menampakkan seluruh betis akhirnya menjadi kebiasaan, apalagi ramai yg memakainya dan sedikit sekali org yg mempersoalkannya. Kini tibalah saatnya syaitan melancarkan tahap terakhir dari tipu dayannya utk melucuti hijab wanita.
3. Serba Mini
Setelah pakaian yg menampakkan betis menjadi pakaian sehari-harian dan dirasakan biasa2 saja, maka dtglah bisikan syaitan yg lain.
“Pakaian memerlukan variasi, jgn yg itu-itu saja, skrg ini fesyen skirt mini, dan agar sepadan, rambut kepala harus terbuka, sehingga benar-benar kelihatan indah.”
Maka akhirnya skirt mini yg menampakkan bahagian bwh paha dia pakai, bajunya pun bervariasi, ada yg terbuka hingga lengan tgn, terbuka bhgn dada sekaligus bhgn punggungnya, dan pelbagai fesyen lain yg serba pendek dan mini. Koleksi pakaiannya sgt beraneka ragam, ada pakaian utk berpesta, bersosial, pakaian kerja, pakaian rasmi, pakaian malam, petang, musim panas, musim sejuk dan lain-lain, tak ketinggalan seluar pendek separuh paha pun dia miliki. Fesyen dan warna rambut juga ikut bervariasi, semuanya telah dicuba. Begitulah sesuatu yg sepertinya mustahil utk dilakukan, ternyata kalau sudah dihiasi oleh syaitan, maka segalanya menjadi serba mungkin dan diterima oleh manusia.
Hingga suatu ketika, muncul idea utk mandi di kolam renang terbuka atau mandi di pantai, di mana semua wanitanya sama, hanya dua bhgn paling ketara saja yg tersisa utk ditutupi, iaitu kemaluan dan buah dada. Mereka semua mengenakan pakaian yg sering disebut dgn “bikini”. Kerana semuanya begitu, maka harus ikut begitu, dan na’udzubillah bisikan syaitan berhasil, tujuannya “Menelanjangi Kaum Wanita” tercapai.
“Selanjutnya terserah kamu wahai wanita, kalian semua sama, telanjang di hadapan lelaki lain, di tempat umum. Aku berlepas diri kalau nanti kelak kalian sama-sama di neraka. Aku hanya menunjukkan jalan, engkau sendiri yg melakukan itu semua, maka tanggunglah sendiri semua dosamu” kata syaitan, tidak ingin mengambil risiko.
Demikianlah halusnya cara yg digunakan syaitan, sehingga manusia terjerumus dlm dosa tanpa terasa. Maka hendaklah kita semua, terutama org tua, jika melihat gejala menyimpang pd anak-anak gadis dan para wanita kita sekecil apapun, segeralah diambil tindakan. Jgn biarkan ia berlarutan, kerana kalau dibiarkan dan telah menjadi kebiasaan, maka sakan menjadi sukar bg kita utk mengatasinya. Membiarkan mereka membuka aurat bererti merelakan mereka mndapatkan laknat Allah. Kasihanilah mereka, selamatkan para wanita muslimah, jgn jerumuskan mereka ke dlm kebinasaan yg menyengsarakan, baik di dunia mahupun di akhirat.
Wallahu a’lam bisshawab.
Sumber idea dan buah fikiran: Kitab “At ta’ari asy syaithani”, Adnan ath-Thursyah.
“Dengan yang demikian, adakah orang-orang (yang beriman dan taat) yang keadaannya sentiasa berdasarkan bukti yang nyata dari Tuhannya: Sama seperti orang-orang (yang ingkar derhaka) yang telah diperhiaskan kepadanya (oleh Syaitan) akan kejahatan amalnya (sehingga dipandangnya baik) dan yang telah menurut hawa nafsunya? (Sudah tentu tidak sama!)” (47 : 14)
“(Semasa dia dihumbankan ke dalam Neraka Jahanam, dia mendakwa bahawa Syaitanlah yg menjadikan dia sesat; pada saat itu) Syaitan yg sentiasa menyertainya (di dunia dahulu) berkata: Wahai Tuhan kami, aku tidak menyesatkannya tetapi sememangnya dia sendiri berada di dalam kesesatan yg jauh terpesong.” (50 : 27)
Kata Hati: Sedih melihat wanita akhir zaman ni yg dah kurang sensitif dalam soal pemakaian, malah lebih mudah terpengaruh dgn fesyen pakaian yg ternyata tidak seperti apa yg disyariatkan Islam. Ketat, singkat, jarang, terdedah, mengikut ukuran bentuk badan, dan sebagainya. Dan yg lebih menyedihkan, bilamana mereka ini dgn bangga dan tanpa rasa malu, sambil tertawa, boleh pula beritahu pd orang lain bahawa mereka juga dahulunya sekolah agama, dan pakai tudung labuh bulat. Seolah-olah mempersendakan pemakaian sedemikian. Bagi mereka ini, saya tertanya2, apakah terlalu sukar utk mengekalkan pakaian sedemikian sebagaimana yg seharusnya?? Apakah pakaian tersebut hanya sekadar uniform sekolah?? Sungguh, saya merasa sangat2 sedih… (T_T)
~ Bersyukur kerana diri ini bukanlah jenis yg mudah terpengaruh dgn fesyen pakaian terkini. Biarlah nampak simple, kolot dan kekampungan di mata manusia, kerana pandangan dan penilaian Allah itu jauh lebih penting dan utama. Semoga diri ini terus istiqomah dgn pemakaian sebagaimana yg Islam syariatkan… Aamiiin ~

kewajiban-menutup-aurat-berjilbab

Islam mengajarkan kepada umat manusia menundukkan hawa nafsu. Islam memerintahkan perempuan menutup auratnya dan bagi laki-laki hendaklah menundukkan pandangannya. Hal ini dapat dimaklumi karena seluruh tubuh perempuan itu aurat yang jika terbuka bisa mengundang malapetaka berupa berbagai jenis pelecehan seksual.

Rasulullah saw. bersabda:
“Dari ‘Aisyah RA bahwasannya Asma binti Abi Bakar ke tempat Rasulullah dan dia (Asma) memakai pakaian tipis. Maka Rasulullah SAW berpaling seraya bersabda : Hai Asma sesungguhnya apabila perempuan telah dewasa, tidak menampakkan sesuatu darinya kecuali ini dan ini, sambil Rasulullah menunjuk muka dan telapak tangan hingga pergelangan tangan.” (HR. Abu Dawud)

 Pentingnya menutup aurat, hingga Allah SWT harus menegaskan lagi dengan berbagai keterangan seperti, Allah SWT tidak akan menerima ibadah seorang perempuan baligh bila tidak menutup auratnya. Hal ini tercermin dalam sabda Rasulullah SAW:

“Allah tidak akan menerima (ibadah) seorang perempuan hingga menutup auratnya dan Allah tidak akan menerima shalat seorang perempuan yang telah cukup umur hingga berkerudung kepala (ber-jilbab).” (HR. Thabrani)

Dengan jilbab, barang berharga yang ada dalam diri perempuan dapat terlindungi dan dengan jilbab perempuan menjadi sosok manusia berwibawa, disegani dan tidak ada orang berani terang-terangan menganggunya, kelemahan yang ada pada dirinya dapat terlindungi dengan pakaian taqwa itu.

Firman Allah SWT:
“Hai Nabi! Katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anakmu, dan isteri-isteri orang mu’min hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka mudah dikenal dan tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Ahzab:59).

Ketentuan itu sudah diputuskan oleh Allah SWT yang mesti dipenuhi oleh segenap muslimah. Ketaatan kepada Undang-Undang Allah SWT itu membuktikan komitmen perempuan terhadap Islam sebagai satu-satunya agama yang mereka yakini.

Firman Allah SWT.
“Sungguh, demi Tuhanmu, mereka beriman sebelum menjadikan kamu hakim dalam segala perkara yang mereka perselisihkan dan sesudah itu tidak merasa keberatan terhadap keputusan yang kamu ambil, dan mereka sepenuhnya beriman”. (QS. An-Nissa:65)
“Dan tidaklah patut bagi laki-laki mu’min dan pula bagi perempuan mu’minah, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan kewajiban, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barang siapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sesungguhnya dia telah sesat, (yaitu) kesesatan yang nyata.” (QS. AL-Ahzab:36)

Islam mengatur masalah pakaian ini dengan sungguh-sungguh dan tidak setengah-tengah karena pakaian bagi perempuan besar pengaruhnya. Jilbab itulah pakaian Islami, menyimpang dari ketentuan itu tidaklah dikatakan pakaian Islami, karena banyak yang berpakaian yang mengatasnamakan Islam, tetapi dalam pandangan Allah SWT telanjang.

Rasulullah SAW bersabda:
“Tidak sedikit yang berpakaian di dunia, telanjang di akhiratnya.” (HR. Bukhari)
Kenyataannya, masih banyak perempuan yang mangaku Islam tetapi berperilaku yang mencerminkan Islam. Di sekolah-sekolah, perkantoran, di jalan-jalan, dan di tempat-tempat lainnya banyak kita temukan. Hal tersebut bukan saja mencemarkan nama baik Islam juga hal tersebut mengundang adzab Allah SWT.

Rasulullah SAW bersabda:
“Siapa saja dari perempuan yang melepaskan (membuka) pakaian selain di rumahnya, maka Allah pasti merobek tirai kehormatan dari padanya.” (HR.Ahmad dan Tabrani)

Karena dari perilaku-perilaku itulah timbul berbagai pelanggaran lainnya seperti pergaulan bebas, menjamurnya prostitusi, dan lain-lain. Perempuan semacam itu jangankan masuk surga, mencium baunya pun tidak akan merasakan.

“Ada dua golongan dari ahli neraka yang belum pernah saya lihat yaitu, kaum yang membawa cambuk seperti ekor sapi yang mereka pakai buat memukul orang dan perempuan yang berpakaian tapi telanjang yang cenderung kepada perbuatan maksiat dan mencenderungkan orang lain kepada perbuatan maksiat. Rambutnya sebesar punuk unta. Mereka ini tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium wangi surga padahal wangi surga itu tercium sejauh perjalanan demikian dan demikian.” (HR.Muslim)

berjilbab-bikin-cantik-dan-sehat-jilbab-dalam-segi

Bismillahirahmanirrahim.
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Berjilbab Bikin Cantik dan Sehat, Masa Sih?
Gak Percaya? yuk kita selidiki :)
Ternyata secara ilmiah hal itu bisa dijawab kenapa sih hanya muslimah bukan muslim? Hal itu dikarenakan kulit wanita lebih tipis daripada pria dan pigmen melanin wanita lebih sedikit untuk ras yang sama.
Wanita cenderung lebih besar risikonya dibanding pria untuk terkena skin cancer (kanker kulit) jika terlalu sering terpajan oleh sinar matahari yang banyak mengandung sinar UV (pada pukul 09.00-16.00). Dengan menutup aurat menggunakan jilbab dan khimar/kerudung maka kulit dan rambut kita akan terjaga dan kemungkinan terkena kanker itu menjadi lebih kecil. Apakah Anda juga tahu ternyata baju yang kita pakai itu mengandung SPF hampir sama dengan sunblock/sunscren.
Subhanallah, jilbab ternyata canggih ya!
Wah, kalau baca artikelnya, banyak sekali istilah-istilah dalam ilmu kedokteran terutama untuk masalah kulit sebagai salah satu manfaat jilbab dari segi kesehatan.
Diantaranya sebagai berikut :
a. Mencegah dari penyakit kulit
Jilbab mencegah berbagai penyakit kulit. Kulit kita terdiri dari epidermis, dermis, dan subcotaneous layers. Banyaknya penyakit kulit di sebabkan oleh sinar matahari yang secara langsung terkena kulit terutama sinar UV. Apa lagi pada saat ini telah banyaknya lapisan ozon yang berkurang mengakibatkan semakin banyaknya sinar UV yang masuk ke bumi. Lapisan ozon berfungsi menyerap semua sinar bergelombang pendek agar tidak mengenai bumi. Sinar UV adalah sinar tak nampak yang merupakan bagian dari energi yang dipancarkan matahari. Sinar ini memiliki 3 panjang gelombang yang berbeda, yaitu; A,B,C. Panjang gelombang A berkisar 315-400 nm, gelombang jenis A menyebabkan kulit terbakar (sunburn) setelah terkena sinar matahari dalam waktu yang lama. Panjang gelombang jenis B berkisar antara 280-315 nm, gelombang jenis B menyebabkan kanker kulit setelah terkena sinar matahari beberapa tahun. Panjang gelombang C berkisar 150-280 nm, sinar jenis C adalah gelombang sinar yang paling berbahaya dan mematikan. Sinar UV jenis C biasa di gunakan dalam sterilisasi karena kemapuannya membunuh bakteri dan virus.
Sinar A dan B menyebabkan kanker kulit bagi manusia, baik secara langsung maupun tidak langsung. Sinar A menembus kulit lebih dalam dari pada B, akan tetapi daya rusaknya lebih rendah. Sinar A merusak sebagian sel yang di kemudian hari menyebabkan kanker kulit. Sinar B menyebabkan kanker kulit secara langsung, karena daya rusaknya lebih besar dari A, terutama bagi mereka yang terlalu sering terkena sinar matahari secara langsung.
Jilbab mencegah kontak lansung antara kulit dan cahaya matahari sehingga kulit terlindung dari bahaya terkena matahari secara langsung. Secara ilmiah terbukti bahhwa terkena sinar matahari secara langsung dapat menyebabkan berbagai macam penyakit kulit yang berbahaya bagi manusia. Diantaranya adalah:
a) Sunburn (terbakar sinar matahari)
Sunburn terjadi akibat sengatan matahari yang kadarnya melebihi daya tahan kulit terhadap UV. Seperti luka bakar karena api baik gejala maupun tingkatannya. Suburn terjadi pada orang berkulit cerah setelah terkena terik matahari kurang dari seperempat jam. Sedangkan orang berkulit coklat (gelap) mampu bertahan di bawah terik matahari yang sama selama 3-9 jam.
Gejala sunburn tidak nampak seketika setelah terkena sinar matahari, akan tetapi setelah beberapa waktu. Gejalanya bermula dari rasa perih dan muncul warna merah.
Rasa perih akan mencapai puncaknya setelah 6-48 jam tersengat matahari. Umumnya terjadi pembengkakan kulit, terutama kulit kaki. Biasanya terik matahari di iringi hembusan hawa panas, dan hal ini kadang mengakibatkan demam.
b) Solar keratoses(peradangan kulit luar karena matahari)
Bentuknya seperti sisik-sisik kasar yang nampak pada bagian kulit yang terbakar. Keadaan ini dapat berkembang menjadi kanker kulit yang menyerang sel gepeng squamous cell.
Radang juga sering dijumpai pada tempat-tempat yang berulang kali terkena sengatan sinar matahari, terutama punggung tangan dan wajah. Bagian wajah yang sering radang adalah hidung, tonjolan pipi, bibir atas dan dahi. Penyakit ini lebih sering terjadi pada orang yang bekerja di area terbuka dalam jangka waktu lama. Pencegahan dapat dilakukan dengan melindungi kulit dari radiasi sinar UV.
c) Solar urticaria(gatal-gatal karena matahari)
Penyakit ini terjadi pada laki-laki maupun perempuan, namun jarang terjadi. Kebanyakan kasus terjadi sebelum usia 40 tahun. Gejalanya langsung nampak seketika setelah terkena sengatan matahari. Penyakit ini biasa menyerang wajah dan punggung tangan. Kondisi ini akan semakin parah seiring dengan makin lamanya seseorang terkena sengatan matahari.
d) Photosensitivity(kulit sensitif terhadap matahari)
Sifat sensitif pada cahaya terjadi akibat reaksi tak wajar, baik dari segi kualitas maupun kuantitas, antara kulit dan cahaya. Yang paling umum di dapati ialah reaksi antara sinar UV jenis B dengan sel-sel kulit. Efek yang timbul ialah kudis berwarna merah yang membengkak dan menimbulkan rasa nyeri. Hal ini dapat berlangsung dalam beberapa hari hingga berminggi-minggu.
e) Kanker kulit
Semua jenis kanker kulit adalah akibat dari terkena sinar matahari, terutama saat terik matahari dari pukul 10 pagi hingga pukul 4 sore. Para ilmuan meyakini bahwa sinar UV dapat merusak DNA dalam sel-sel kulit dan mengubahnya menjadi tumor kanker. Adapun daerah yang paling potensial terkena kanker kulit ialah wajah, telapak tangan, lengan dan betis.
Kulit-kulit yang terkena sunburn lebih potensial terkena kanker kulit. Seperti mereka yang menjemur tubuhnya dalam keadaan telanjang secara berkala (sunbath).
Sinar-sinar tersebut dapat merusak atau minimal melemahkan sel-sel antibodi yang tersebar di permukaan kulit. Akibatnya, pertumbuhan tumor kanker pun semakin ganas. Sinar-sinar tersebut juga berpengaruh pada kesehatan kulit dan keindahannya.
f) Squamous cell carcinoma(kanker sel gepeng / sel squama)
Penyakit ini tergolong kanker kulit yang paling luas penyebarannya. Penderitanya kebanyakan orang yang sensitif terhadap matahari. Penyakit ini di mulai dari peradangan kulit akibat terkena sinar matahari. Penyakit ini di mulai dari timbulnya sisi-sisik kecil yang muncul di wajah, telinga, dan tangan orang kulit putih, yang selama bertahun-tahun berjemur sambil telanjang di bawah sinar matahari.
g) In situ squamous cell carcinoma(kanker sel gepeng yang terlokalisir)
Juga dikenal dengan nama bonz. Sel-sel kankernya berkonsentrasi pada bagian luar kulit saja, luasnya berkisar antara satu hingga beberapa sentimeter. Penyebab utama dari kanker parsial ini adalah terkena sinar matahari yang mengandung UV.
h) Melanoma
Penyakit kanker yang berbahaya yang dapat diobati jika diketahui sejak dini. Ia merupakan pertumbuhan sel-sel kromatin pada lapisan luar kulit dan lapisan di bawahnya secara tak terkendali. Seperti halnya kanker lainnya, jenis ini mulanya seperti penyakit kulit, kemudian menyebar ke tempat-tempat lainnya seperti mata, mulut, dan otak. Penyakit ini dapat menjakiti semua umur, namun kebanyakan yang berumur 50-70 tahun. Korban yang meninggal dunia karenanya mencapai ratusan tiap tahun. Penyebab utama penyakit ini karena sering terkena sinar matahari ketika kanak-kanak.
b. Mencegah penuaan dini
Fungsi kulit pada tubuh wanita tidaklah sama dengan fungsi kulit pada tubuh laki-laki. Pada wanita kulit juga berfungsi sebagai kosmetik. Kulit terdiri dari dua lapisan utama yaitu lapisan epidermis dan lapisan dermis.
Lapisan epidermis merupakan lapisan tipis yang tersusun dari sel-sel kromatin. Sel epidermis juga menghasailkan pigmen, yaitu warna pada kulit manusia. Sel-sel yang terdapat pada epidermis, 90%-nya merupakan sel tanduk yang menghasilkan serabut-serabut protein yang disebut keratin, sel-sel tersebut bersifat melindungi kulit. lapisan permukaan ini memperbaharui diri secara otomatis setiap bulan.
Diantara sel-sel keratin terdapat sel kromatin yang tersebar. Sel ini menghasilkan zat berwarna gelap yang disebut melanin. Zat inilah yaang memberi warna pada kulit dan melindunginya dari radiasi sinar ultra violet (UV) yang berbahaya, yaitu dengan menyerap atau menghancurkannya. Bila sel-sel ini terkena sengatan matahari dalam jangka waktu lama, ia akan mengeluarkan melanin dalam jumlah besar. Sehinnga mengakibatkan warna coklat, suatu warna yang kurang cerah yang terjadi sebagai bagian dari fenomena penuaan
Lapisan kedua adalah lapisan dermis, Lapisan dermis lebih tebal dan lebih kuat dibandingkan dengan lapisan epidermis. Lapisan dermis tersusun dari anyaman jaringan ikat, pembuluh darah, saraf, kelenjar dan berbagai macam struktur, sepeti kelenjar lemak serta kelenjar keringat.
Kelenjar keringat berfungsi sebagai stabilisator suhu tubuh. Kelenjar keringat berfungsi mempekakan kulit terhadap pengamanan fisik dan psikis, serta menjaga agar keseimbangan susunan elektrolit dalam serum terpelihara.
Kelenjar lemak menghasilkan lemak yang melumasi kulit dan melindunginya dari sengatan matahari dan terpaan angin. Kulit yang berlemak merupakan akibat dari produksi lemak oleh kelenjar lemak secara kontinu. Kulit kering disebabkan karena produksi lemak yang menurun atau terhenti sama sekali.
Di samping menghasilkan lemak dan keringat, dermis juga mengandung sistem limfe yang kompleks yang berfungsi menanggulangi infeksi. Sedangkan sistem saraf berfungsi menerima dan menghantarkan informasi atau impuls dari luar.
Dalam lapisan dermis juga terdapat bahan kimiawi yang disebut kolagen. Kolagen adalah protein yang merupakan komponen terbesar bagi lapisan dermis. Kolagen berfungsi menentukan peringkat kelenturan di kulit. Kolagen menjaga agar kelenturannya tetap optimal. Kolagen juga memelihara agar tekstur kulit tetap lembut.
Sinar matahari yang tampak (visible light,400-800 nm) tidak menimbulkan kerusakan, tapi di sebelahnya terdapat sinar infra merah (infra red=IR,1300-1700 nm) yang 40% bagiannya mencapai bumi dan berpengaruh terhadap proses photo aging (penuaan yang disebabkan sinar matahari).
Pengaruh sinar matahari menahun/kronik juga dapat menyebabkan kerusakan kulit akibat efek fotobiologik sinar UV yang menghasilakn radikal bebas, akan menimbulkan kerusakan protein dan asam amino yang merupakan struktur utama kalogen dan elastis, kerusakan pembuluh darah kulit dan menimbulkan kelainan pigmentasi kulit.
Usia secara berangsur-angsur akan menurunkan derajat kecantikan seorang wanita. Usia menyebabkan penumpukan pigmen di kulit tidak terdistribusi secara merata dan menyeluruh, melainkan timbul bercak-bercak. Semakin tinggi usia semakin cepat terjadinya akumulasi sel-sel mati di lapisan epidermis. Sehingga mengakibatkan perubahan pada kelenturan dan tekstur kulit yang mengakibatkan kekeringan, kekakuan, dan keriput-keriput di kulit
Semua proses penuaan di atas dapat di percepat pada kulit yang sering terkena matahari secara langsung, termasuk polusi kiamiawi dalam atmosfer.
Dengan berjilbab dapat mencegah penuaan secara dini karena melindungi kulit kita dari cahaya matahari, angin, polusi udara secara langsung.
Subhanallah, kata-katanya memang sulit di mengerti bagi yang bukan ahli kesehatan, tapi menjadi pengetahuan baru untuk kita semua bukan? ^_^
Kemudian beberapa manfaat jilbab yang saya ketahui yaitu tetap membuat kulit putih dan tidak terbakar matahari seperti dambaan setiap wanita.
Jadi tidak perlu repot-repot melakukan perawatan dengan biaya mahal dan sebagainya.
Kalian tahu masalah pemanasan global yang akan dapat menyebabkan kanker kulit bukan?
Nah, ternyata jilbab juga dapat mencegah terjadinya kanker kulit! Subhanallah.
Dan satu hal lagi yang membuat saya terkesima, jika ada yang mengatakan bahwa dengan memakai jilbab kita akan kekurangan sinar matahari dalam pembentukan vitamin D, kalian berarti salah besar.
Ternyata, ahli medis mengatakan bahwa yang membutuhkan sinar matahari dalam pembentukan vitamin D hanyalah tangan dan wajah saja !
Subhanallah!
Allah memang benar-benar telah merancang semuanya dengan sebaik-baiknya.
Ia Maha Tahu apa yang akan terjadi dan apa yang dibutuhkan oleh kita.
Mulai dari masalah pemanasan global dan juga kebutuhan sinar matahari.
Jadi ukhti, apalagi yang membuatmu menunda untuk melaksanakan perintah Allah yang satu ini?
Wallahu Alam Bish Shawab.
Semoga bermanfaat.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi Wabarakatuh.